Daftar Cerita Rakyat Banten

Banten merupakan sebuah provinsi yang sebagian besar masyarakatnya memeluk agama Islam, provinsi yang terbentuk pada tahun 2000 bersamaan dengan pembentukan provinsi Bangka Belitung ini mempunyai sejarah yang panjang yang ditandai dengan ditemukannya Prasasti Lebak yang berasal dari kerajaan Tarumanegara.

Prasasti tersebut diperkirakan berasal dari abad ke-5 dan ditemukan pada tahun 1947.

Salah satu peninggalan leluhur Banten yang terkenal adalah Masjid Agung Banten. Masjid ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin yang merupakan Raja pertama dari kesultanan Banten.

Selain masjid Agung Banten, tempat wisata lainnya yang cukup terkenal di provinsi Banten adalah Taman Nasional Ujung Kulon yang merupakan tempat konservasi beberapa jenis binatang termasuk badak bercula satu.

Pantai-pantai yang terdapat didaerah Anyer juga selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

lambang provinsi banten

Selain karena keindahan alamnya, Banten juga memiliki beberapa makanan khas yang memiliki rasa luar biasa. Makanan khas Banten tersebut diantaranya adalah nasi sumsum, sate bebek, sate bandeng, jojorong, laksa dan gerem asem.

Beberapa judul lagu daerah Banten yang masih sering dinyanyikan diantaranya adalah Jereh Bu Guru, Dayung Sampan, Tong Sarakah dan Ibu.

Provinsi Banten juga terkenal akan kesaktian ilmu para jawara-nya karena itu beberapa pendekar dari Betawi juga pernah belajar ilmu Banten diantaranya adalah Si Jampang dan Si Pitung

Sebagai wilayah yang telah berkembang sejak lama, Banten mempunyai cukup banyak cerita rakyat yang telah melegenda dan dibawah ini adalah daftar cerita rakyat Banten yang cukup terkenal.
  1. Asal Mula Karang Bolong
  2. Legenda Batu Kuwung
  3. Legenda Gunung Pinang
  4. Legenda Prasasti Munjul
  5. Legenda Tanjung Lesung
  6. Masjid Terate Udik
  7. Pangeran Pande Gelang Dan Putri Cadasari
  8. Sultan Maulana Hasanuddin
Bagi anda yang ingin membaca cerita legenda rakyat Banten tersebut, harap bersabar karena kami akan secepatnya mempublikasikannya di blog anak cemerlang ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar