Asal Muasal Buaya Putih Setu Babakan Cerita Rakyat Jakarta

Setu Babakan adalah nama sebuah danau yang terletak dipinggiran Jakarta, tepatnya di daerah Srengseng Sawah, Jagakarsa yang saat ini kawasan disekitar Setu Babakan tersebut telah ditetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta menjadi kawasan cagar budaya.

Setu Babakan yang memiliki luas 30 hektare mempunyai sebuah kisah legenda yang berkenaan dengan kehadiran buaya putih yang kadang terlihat oleh warga sekitar dan berikut ini adalah cerita tentang asal muasal buaya putih Setu Babakan.

Asal Muasal Buaya Putih Setu Babakan Cerita Rakyat Jakarta

Pada suatu ketika disebuah daerah didekat danau yang oleh warga sekitar disebut sebagai Setu Babakan terdapat sepasang remaja yang saling berkasih-kasih namun kisah percintaan mereka tak disetujui oleh orang tua si gadis. Sebab si pemuda amatlah miskin.

Suatu ketika, berkatalah pemuda itu kepada kekasihnya,

"Dik, orang tua adik jelas-jelas tak menyetujui hubungan kita", Pemuda itu menjelaskan, "Mungkin karena abang orang miskin. Karena itu abang hendak pergi merantau. Siapa tahu nasib abang membaik. Dan jika kita memang berjodoh, kelak pasti kita akan dapat bersama lagi".

"Jika memang itu keputusan abang, pergilah". sahut gadis itu dengan berlinang air mata. "Tetapi jika abang sudah berhasil di rantau, lekaslah pulang". Dengan diiringi linangan air mata, pergilah pemuda itu.

Setahun telah berlalu. Tak ada kabar mengenai pemuda itu. Si gadis mulai resah, apalagi orangtuanya telah menjodohkan dirinya dengan laki-laki lain.

Saat pernikahannya kian dekat, gadis itu kian gelisah. Ia masih berharap pemuda idamannya akan kembali. Namun harapan tinggal harapan.

Akhirnya gadis itu putus asa. Ia pergi ke Danau (Setu) Babakan. Dengan perasaan hancur ia menceburkan dirinya ke sana. Para siluman penghuni danau itu menaruh belas kasihan pada gadis itu. Maka ia tak mati terbenam di danau itu, tetapi menjelma menjadi buaya putih.

Hingga kini, buaya putih itu masih setia menjaga danau itu. jikalau ada orang berbuat tak senonoh di sekitar danau, maka orang itu akan menjadi korban buaya putih Setu Babakan.

Itulah cerita legenda rakyat Jakarta tentang asal muasal adanya buaya putih dikawasan Setu Babakan yang kini telah menjadi kawasan cagar budaya masyarakat Betawi.

Download PDF

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar