Bagaimana Pelangi Bisa Terjadi

Pada artikel fakta sains untuk anak terdahulu kita telah mempelajari fakta tentang planet-planet yang ada dalam galaksi bima sakti seperti fakta planet Neptunus, Uranus, Saturnus, Mars, Bumi, Venus, Jupiter dan juga fakta planet Merkurius dan sekarang kita akan membahas tentang pelangi, disini kita akan mencari tahu bagaimana pelangi bisa terjadi.

Pelangi adalah cahaya berwarna-warni dalam barisan yang saling sejajar yang tampak dilangit. Bentuk pelangi seperti busur panah dengan ujung cahaya yang mengarah pada horizon dan seringkali terlihat pada saat hujan ringan.

Pelangi terbentuk karena pembiasan sinar matahari oleh tetesan air yang ada di atmosfir. Ketika sinar matahari melalui tetesan air, cahaya tersebut dibengkokkan sedemikian rupa sehingga membuat warna-warna yang ada pada cahaya tersebut terpisah.

gambar pelangi di pantai

Pelangi terlihat sebagai busur dari permukaan bumi karena terbatasnya sudut pandang mata, jika titik pandang di tempat yang tinggi misalnya dari atas pesawat terbang dapat terlihat sebagai spektrum warna yang lengkap yaitu berbentuk lingkaran.

Pelangi hanya dapat dilihat saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tapi dari sisi yang berlawanan dengan orang yang melihat.

Posisi orang yang melihat harus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang orang tersebut. Matahari, mata si pengamat, dan pusat busur pelangi harus berada dalam satu garis lurus baru kita bisa melihat pelangi.

Didalam pelangi terdapat 7 buah warna dan berikut ini adalah urutan dari warna dalam pelangi :

1. Merah
2. Jingga
3. Kuning
4. Hijau
5. Biru
6. Biru Tua (Nila)
7. Ungu

Semoga dengan tulisan diatas kita bisa memahami bagaimana pelangi bisa terjadi dan juga mengapa kita tidak bisa melihat pelangi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar